Important Information

You are visiting the international Vantage Markets website, distinct from the website operated by Vantage Global Prime LLP
( www.vantagemarkets.co.uk ) which is regulated by the Financial Conduct Authority ("FCA").

This website is managed by Vantage Markets' international entities, and it's important to emphasise that they are not subject to regulation by the FCA in the UK. Therefore, you must understand that you will not have the FCA’s protection when investing through this website – for example:

  • You will not be guaranteed Negative Balance Protection
  • You will not be protected by FCA’s leverage restrictions
  • You will not have the right to settle disputes via the Financial Ombudsman Service (FOS)
  • You will not be protected by Financial Services Compensation Scheme (FSCS)
  • Any monies deposited will not be afforded the protection required under the FCA Client Assets Sourcebook. The level of protection for your funds will be determined by the regulations of the relevant local regulator.

If you would like to proceed and visit this website, you acknowledge and confirm the following:

  • 1.The website is owned by Vantage Markets' international entities and not by Vantage Global Prime LLP, which is regulated by the FCA.
  • 2.Vantage Global Limited, or any of the Vantage Markets international entities, are neither based in the UK nor licensed by the FCA.
  • 3.You are accessing the website at your own initiative and have not been solicited by Vantage Global Limited in any way.
  • 4.Investing through this website does not grant you the protections provided by the FCA.
  • 5.Should you choose to invest through this website or with any of the international Vantage Markets entities, you will be subject to the rules and regulations of the relevant international regulatory authorities, not the FCA.

Vantage wants to make it clear that we are duly licensed and authorised to offer the services and financial derivative products listed on our website. Individuals accessing this website and registering a trading account do so entirely of their own volition and without prior solicitation.

By confirming your decision to proceed with entering the website, you hereby affirm that this decision was solely initiated by you, and no solicitation has been made by any Vantage entity.

I confirm my intention to proceed and enter this website Please direct me to the website operated by Vantage Global Prime LLP, regulated by the FCA in the United Kingdom

By providing your email and proceeding to create an account on this website, you acknowledge that you will be opening an account with Vantage Global Limited, regulated by the Vanuatu Financial Services Commission (VFSC), and not the UK Financial Conduct Authority (FCA).

    Please tick all to proceed

  • Please tick the checkbox to proceed
  • Please tick the checkbox to proceed
Proceed Please direct me to website operated by Vantage Global Prime LLP, regulated by the FCA in the United Kingdom.

Language

SEARCH

  • SEMUA
    Perdagangan
    Platform
    Akademi
    Analisis
    Promosi
    Tentang
  • Permintaan pencarian terlalu pendek. Harap masukkan kata atau frasa lengkap.
  • Search

Keywords

  • Forex
  • Vantage Rewards
  • Biaya trading
16 Pasangan Mata Uang Terbaik untuk Trading Forex

16 Pasangan Mata Uang Terbaik untuk Trading Forex

Vantage Updated Thu, 2026 July 16 08:43

Memilih mata uang terbaik untuk trading forex bukan hanya tentang mencari pasangan dengan pergerakan harga terbesar. Setiap currency pair memiliki karakteristik berbeda, mulai dari tingkat likuiditas, volatilitas, hingga faktor ekonomi yang dapat memengaruhi pergerakannya.

Dalam forex, pasangan mata uang umumnya dibagi menjadi tiga kategori utama: major pairs, minor pairs, dan exotic pairs. Pasangan seperti EUR/USD termasuk mata uang yang sering diperdagangkan di forex karena memiliki likuiditas tinggi. Sementara itu, pasangan exotic seperti GBP/ZAR cenderung memiliki pergerakan harga yang lebih besar dan risiko yang berbeda.

Trader ritel biasanya mengakses pergerakan harga mata uang melalui produk seperti forex CFD (Contracts for Difference), yang memungkinkan trader mengambil posisi berdasarkan perubahan nilai tukar tanpa perlu memiliki mata uang tersebut secara langsung. Karena setiap pair dipengaruhi oleh banyak faktor, trader perlu memahami karakter masing-masing pasangan mata uang agar bisa memilih opsi yang sesuai dengan strategi dan profil risikonya.

Dalam artikel ini, Vantage telah merangkum 16 pasangan mata uang yang sering diperdagangkan di pasar forex.

Contoh-contoh berikut hanya bersifat ilustratif dan bukan merupakan rekomendasi trading.

Poin-Poin Utama

● Pahami bagaimana pasangan mata uang bekerja dan bagaimana pergerakannya memengaruhi trading forex.

● Kenali 16 pasangan mata uang major, minor, dan exotic yang paling aktif diperdagangkan, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harganya.

● Simak contoh, kebijakan bank sentral, dan faktor pendorong ekonomi untuk lebih memahami perilaku pasangan mata uang di pasar global.

Apa Itu Trading Forex?

Gambar 1: Lanskap global trading forex

Trading forex atau foreign exchange trading melibatkan penukaran satu mata uang dengan mata uang lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dari perubahan nilai keduanya. Trading ini dilakukan secara over the counter (OTC), yang berarti transaksi terjadi secara langsung antara pihak-pihak yang terlibat, umumnya melalui platform online.

Sebagai pasar keuangan terbesar di dunia, forex memberi trader kesempatan untuk mengakses mata uang global selama 24 jam sehari, lima hari seminggu.

Memahami Dasar-Dasar Pasangan Mata Uang

Gambar 2: Contoh mata uang dasar dan mata uang kuotasi

Berdasarkan International Organization for Standardisation (ISO), setiap mata uang memiliki kode mata uang tiga huruf. Umumnya, dua huruf pertama mewakili negara dan huruf ketiga mewakili mata uangnya.

Misalnya, USD merupakan kode untuk dolar AS, sedangkan IDR merupakan kode untuk rupiah Indonesia.

Base Currency dan Quote Currency

Dalam setiap pasangan, mata uang yang tercantum pertama disebut base currency. Sementara itu, mata uang kedua disebut quote currency. Quote currency menunjukkan berapa banyak unit yang dibutuhkan untuk membeli satu unit base currency.

Sebagai contoh, pada pasangan EUR/USD:

● mata uang pertama yang disebut base currency yaitu Euro (EUR)

● mata uang kedua yang disebut quote currency yakni dolar AS (USD)

Jika harga yang tertera adalah $1,2042, artinya dibutuhkan 1,2042 dolar AS untuk membeli satu euro.

Posisi (Position) dalam Trading Forex

‘Posisi’ (position) mengacu pada transaksi yang telah dibuka di pasar. Ada dua jenis posisi utama, yaitu long position dan short position.

Long Position

Ini terjadi ketika trader membeli base currency dan menjual quote currency. Harapannya, nilai base currency akan menguat.

Contoh: Trader mengambil posisi long pada EUR/USD jika mereka meyakini euro akan menguat terhadap dolar.

Short Position

Ini terjadi ketika trader menjual base currency dan membeli quote currency, dengan antisipasi bahwa base currency akan melemah.

Contoh: Trader mengambil posisi short pada GBP/USD jika mereka memperkirakan poundsterling akan melemah terhadap dolar.

Konsep-konsep ini menjadi dasar untuk memahami cara kerja trading forex dan menginterpretasikan quote harga secara real-time dengan efektif.

Cara Kerja Pasangan Mata Uang

Di pasar forex, mata uang selalu diperdagangkan secara berpasangan.

Artinya, setiap transaksi melibatkan pembelian satu mata uang dan penjualan mata uang lainnya secara bersamaan. Tujuannya adalah memperoleh keuntungan dari perubahan nilai tukar antara kedua mata uang tersebut, baik karena salah satu menguat (appreciating) maupun melemah (depreciating).

Ketika Anda melihat pasangan mata uang seperti EUR/USD, ini menunjukkan berapa banyak quote currency (USD) yang dibutuhkan untuk membeli satu unit base currency (EUR).

Contoh:

Misalkan Anda menukarkan €1.000 ke dolar AS untuk keperluan liburan saat nilai tukarnya adalah €1 = $1,10. Maka, Anda mendapatkan $1.100. Jika nilai tukar kemudian berubah menjadi €1 = $1,00 dan Anda menukarkan kembali uang Anda ke euro, Anda akan menerima €1.100 atau keuntungan sebesar €100.

Keuntungan ini terjadi karena euro melemah, sedangkan dolar AS menguat. Inilah prinsip dasar di balik trading mata uang: memanfaatkan fluktuasi nilai tukar.

Bid, Ask, dan Spread

Pasangan mata uang selalu dikuotasikan dengan dua harga:

Bid Price: Harga di mana pasar (atau broker) bersedia membeli base currency.

Ask Price: Harga di mana pasar bersedia menjual base currency.

Gambar 3: Harga bid ask dan pip
Pasangan Mata UangHarga BidHarga Ask
EUR/USD1,47451,4746

Dalam contoh ini:

● Trader yang ingin mengambil posisi long (membeli EUR, menjual USD) akan bertransaksi pada ask price sebesar 1,4746.

● Trader yang ingin mengambil posisi short (menjual EUR, membeli USD) akan bertransaksi pada bid price sebesar 1,4745.

Selisih antara bid price dan ask price disebut spread. Dalam contoh ini, spread-nya adalah 1 pip (0,0001) yang merepresentasikan biaya trading dan mencerminkan likuiditas pasar.

Besaran spread bervariasi tergantung pasangan mata uangnya. Major pairs dengan likuiditas tinggi seperti EUR/USD umumnya memiliki forex spread yang paling ketat, sedangkan exotic pairs dengan volume trading yang lebih tipis cenderung memiliki spread yang lebih lebar. 

Spread juga dapat berfluktuasi tergantung sesi trading dan sering melebar di luar waktu overlap utama sesi London dan New York ketika jumlah partisipan pasar lebih sedikit.

Major Currency Pairs (Pasangan Mata Uang Utama)

Gambar 4: Pasangan mata uang major
Pasangan Mata UangDeskripsi
EUR/USDDivergensi kebijakan (Fed vs ECB). Sempat jatuh di bawah level paritas pada 2022 untuk pertama kalinya dalam 20 tahun.
GBP/USDBergerak mengikuti politik & ekonomi Inggris. Berita Brexit dan anggaran negara kerap memicu pergerakan tajam.
USD/JPYSelisih suku bunga (Fed vs BoJ). Populer untuk carry trade saat suku bunga AS naik.
USD/CHFFranc Swiss sebagai safe haven. Menguat saat ketidakpastian tinggi, melemah saat risk appetite membaik.
AUD/USDTerkait erat dengan komoditas, terutama bijih besi & emas. Berfungsi sebagai proksi pertumbuhan kawasan Asia-Pasifik.
USD/CAD‘Loonie’ yang terkait harga minyak. Harga minyak mentah lebih tinggi mendorong penguatan CAD, penurunan harga minyak melemahkannya.
NZD/USD‘Kiwi’ yang digerakkan oleh ekspor. Harga produk susu dan kebijakan RBNZ sangat memengaruhi pergerakannya.

Major currency pairs adalah pasangan mata uang yang paling sering diperdagangkan di pasar forex. Pasangan ini selalu mencakup dolar AS (USD) dan salah satu mata uang utama dunia lainnya. Dikenal karena likuiditas tinggi dan spread yang ketat, pasangan ini populer di kalangan trader dari semua level.

Dolar AS menguasai 89,2% seluruh transaksi forex global pada April 2025. Mata uang yang paling banyak digunakan berikutnya adalah euro dan yen Jepang, masing-masing sebesar 28,9% dan 16,8% dari turnover. Sementara itu, pangsa poundsterling turun menjadi 10,2%¹. Pergeseran bobot ini secara langsung memengaruhi bagaimana ketujuh major pairs berikut bergerak.

1. EUR/USD

EUR/USD adalah pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, yang mencerminkan nilai tukar antara euro (mata uang resmi zona euro) dan dolar AS (mata uang cadangan utama dunia).

Karena besarnya ukuran ekonomi dan pengaruh kedua kawasan, pasangan ini mendominasi volume forex global. Likuiditasnya yang dalam, biaya transaksi yang relatif rendah, serta bid-ask spread yang konsisten ketat menjadikannya salah satu pasangan yang paling mudah diakses dan efisien secara biaya untuk ditradingkan.

Divergensi kebijakan moneter tetap menjadi salah satu faktor pendorong utama pergerakan EUR/USD.

Misalnya, pada 2022 hingga 2023, pasangan ini mengalami volatilitas signifikan saat Federal Reserve AS menaikkan suku bunga secara agresif untuk melawan inflasi. Sementara itu, European Central Bank merespons lebih lambat. Melebarnya kesenjangan kebijakan ini menyebabkan euro melemah secara substansial hingga pasangan ini jatuh di bawah level paritas (1,00) untuk pertama kalinya dalam 20 tahun².

Trader juga perlu memperhatikan bagaimana pasangan ini bereaksi terhadap rilis data ekonomi penting.

Data Non-Farm Payrolls (NFP) AS dan angka inflasi zona euro sering memicu pergerakan harga jangka pendek. Selain itu, EUR/USD cenderung menunjukkan reaksi kuat selama sesi trading yang saling overlap, khususnya sesi London dan New York saat volume dan likuiditas berada di puncaknya.

2. GBP/USD

Pasangan GBP/USD, yang sering disebut ‘Cable’, merepresentasikan nilai tukar antara poundsterling Inggris dan dolar AS. Berakar secara historis dari transaksi keuangan transatlantik, pasangan ini dikenal karena rentang pergerakan harian yang lebih lebar dan sensitivitas yang lebih tinggi terhadap berita politik dan ekonomi. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu pasangan mata uang terbaik untuk trading forex.

Selain bereaksi terhadap perubahan kebijakan moneter dari Bank of England (BoE) dan Federal Reserve AS, GBP/USD juga sering merespons tajam terhadap sentimen pasar seputar ekonomi Inggris termasuk data penting seperti angka ketenagakerjaan, penjualan ritel, dan laporan inflasi.

Peristiwa seperti negosiasi Brexit, pengumuman anggaran Inggris, atau pergantian kepemimpinan juga pernah memicu pergerakan harga yang signifikan pada pasangan mata uang ini.

3. USD/JPY

USD/JPY menjadi pasangan mata uang yang sering digadang-gadang sebagai salah satu pairs terbaik di pasar forex. Ya, pasangan mata uang ini memang merupakan salah satu pasangan yang paling aktif diperdagangkan di kawasan Asia-Pasifik. Pasangan ini rentan terhadap selisih suku bunga antara Federal Reserve AS dan Bank of Japan (BoJ), salah satu faktor pendorong utama pergerakan harganya.

Suku bunga Jepang yang sudah lama berada di level ultra-rendah, bahkan negatif, menjadikan yen sebagai mata uang pendanaan (funding currency) favorit untuk carry trade. Dengan kata lain, investor meminjam dalam yen untuk berinvestasi pada mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi seperti dolar AS.

Ketika suku bunga AS naik sedangkan Jepang mempertahankan suku bunga rendah atau mendekati nol, tercipta selisih suku bunga yang menguntungkan. Kondisi ini mendorong trader untuk mempertimbangkan posisi long pada USD/JPY. Tujuannya tidak hanya untuk memperoleh keuntungan dari selisih bunga tersebut, tetapi juga dari potensi penguatan dolar AS terhadap yen.

Hal ini terlihat jelas selama 2022 hingga 2023. Kala itu, kenaikan suku bunga agresif oleh Fed—berbanding terbalik dengan sikap dovish BoJ yang terus berlanjut—mendorong pasangan ini ke level tertinggi dalam beberapa dekade.

Namun, carry trade memiliki risiko. Saat ketidakpastian pasar atau tekanan geopolitik meningkat, trader sering menutup (unwind) posisi mereka. Hal ini memicu penguatan tajam pada yen.

Alhasil, yen juga berfungsi sebagai mata uang safe haven yang menguat ketika risk appetite global menurun seperti pada awal pandemi COVID-19 atau konflik geopolitik besar.

4. USD/CHF

Sebagai salah satu pasangan forex yang paling banyak diperdagangkan, USD/CHF melacak nilai tukar antara dolar AS dan franc Swiss atau yang biasa disebut ‘Swissie’. Franc Swiss secara luas dipandang sebagai mata uang safe haven, didukung oleh netralitas politik Swiss yang telah berlangsung lama, sistem keuangan yang kuat, dan tingkat inflasi yang rendah.

Alhasil, USD/CHF sering bereaksi terhadap perubahan sentimen risiko global dengan franc yang menguat saat ketidakpastian pasar meningkat dan melemah saat kepercayaan investor membaik. Pasangan ini juga dipengaruhi oleh divergensi kebijakan moneter antara Swiss National Bank (SNB) dan Federal Reserve AS.

Contohnya ketika Fed melakukan pengetatan kebijakan sedangkan SNB mempertahankan kebijakan akomodatif. USD/CHF dapat naik karena arus modal cenderung mengalir ke dolar yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Sebaliknya, sinyal dovish dari Fed atau intervensi SNB yang tidak terduga dapat memicu pembalikan arah yang cepat, seperti upaya stabilisasi pasar mata uang.

5. AUD/USD

Biasa disebut ‘Aussie’, pasangan mata uang AUD/USD merepresentasikan nilai tukar antara dolar Australia dan dolar AS.

Sebagai salah satu dari 20 pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan, AUD/USD terkait erat dengan pasar komoditas karena Australia merupakan eksportir utama bijih besi, emas, batu bara, dan gas alam cair. Saat harga komoditas naik, khususnya bijih besi dan emas, AUD sering menguat. Sementara itu, penurunan harga dapat menekan nilai mata uang tersebut.

Selisih suku bunga antara Reserve Bank of Australia (RBA) dan Federal Reserve AS juga berperan penting dalam membentuk arah pergerakan pasangan ini.

Misalnya, ketika RBA mengambil sikap yang lebih agresif dibandingkan Fed, AUD/USD dapat naik karena investor mencari imbal hasil yang lebih tinggi. Karena hubungan dagang Australia yang erat dengan China, AUD/USD juga sering dipandang sebagai proksi kesehatan ekonomi kawasan Asia-Pasifik dan risk appetite global secara lebih luas.

6. USD/CAD

Pasangan mata uang USD/CAD membandingkan dolar AS dengan dolar Kanada, yang sering disebut ‘Loonie’. Pasangan ini sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak mentah, karena minyak merupakan salah satu ekspor terpenting Kanada.

Ketika harga minyak naik, dolar Kanada cenderung menguat karena peningkatan pendapatan dan arus masuk investasi. Ketika harga turun, CAD sering melemah, menyebabkan USD/CAD naik. Selain komoditas, pasangan ini juga sensitif terhadap data ekonomi domestik, termasuk laporan ketenagakerjaan, inflasi CPI, dan angka PDB dari Kanada maupun AS.

Divergensi kebijakan moneter antara Bank of Canada (BoC) dan Federal Reserve AS juga dapat memberikan dampak signifikan pada pasangan mata uang ini. Misalnya, jika BoC mengambil sikap yang lebih agresif sedangkan Fed menghentikan sementara kenaikan suku bunganya, dolar Kanada dapat menguat terhadap dolar AS.

Pada 2016, harga minyak anjlok ke level terendah dalam satu dekade. WTI crude jatuh di bawah $30 per barel di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan global dan pelemahan permintaan. Akibatnya, dolar Kanada berada di bawah tekanan signifikan dan USD/CAD melonjak ke 1,46. Artinya, dibutuhkan 1,46 dolar Kanada untuk membeli satu dolar AS. Angka ini merupakan level tertinggi USD/CAD dalam lebih dari satu dekade³.

7. NZD/USD

Pasangan mata uang NZD/USD mengukur nilai dolar Selandia Baru terhadap dolar AS.

Sering disebut ‘Kiwi’, pasangan ini dipengaruhi oleh ekonomi Selandia Baru yang digerakkan oleh ekspor, terutama ketergantungannya pada produk susu yang menyumbang porsi signifikan dari ekspor nasionalnya. Oleh karena itu, fluktuasi harga produk susu global dan tren komoditas yang lebih luas dapat memberikan dampak kuat pada pergerakan NZD.

Selain dinamika perdagangan, kebijakan moneter dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) juga berperan penting. RBNZ merupakan salah satu bank sentral pertama yang menerapkan inflation targeting dan secara historis mempertahankan suku bunga yang relatif lebih tinggi dibandingkan banyak bank sentral lainnya. Hal ini menjadikan NZD/USD salah satu pasangan forex yang paling banyak diperdagangkan dalam strategi carry trade, terutama selama periode pasar yang stabil.

Minor Currency Pairs (Pasangan Mata Uang Minor)

Gambar 5: Pasangan mata uang minor
Pasangan Mata UangDeskripsi
EUR/GBPMelacak kekuatan relatif UE vs Inggris. Bergerak mengikuti kebijakan ECB & BoE, pembicaraan dagang Brexit, dan pergeseran politik. Umumnya kurang volatil dibandingkan major pairs.
GBP/JPYSalah satu cross pair paling volatil. Digerakkan oleh selisih suku bunga BoE–BoJ, sentimen risiko, dan arus dana safe haven. Populer di kalangan trader teknikal.
EUR/AUDMencerminkan sektor jasa Eropa vs sumber daya alam Australia. Komoditas seperti bijih besi, batu bara, dan emas sangat memengaruhi AUD, dan dengan demikian EUR/AUD.
GBP/CADMenyeimbangkan ekonomi keuangan Inggris dengan ekonomi Kanada yang digerakkan oleh sumber daya alam. Harga minyak, langkah OPEC+, dan permintaan energi menjadi faktor pendorong utama.
EUR/CHFEkonomi yang saling terkait erat, namun franc Swiss berfungsi sebagai safe haven. Intervensi SNB, kepercayaan zona euro, dan guncangan pasar dapat menggerakkan pasangan ini secara tajam.

Minor currency pairs, yang juga dikenal sebagai cross-currency pairs, tidak melibatkan dolar AS. Pasangan ini menampilkan mata uang utama global lainnya seperti euro, pound, atau yen. Meski likuiditasnya lebih rendah dibandingkan major pairs, minor pairs tetap menawarkan peluang trading yang cukup besar. Hal ini turut dipengaruhi oleh tren ekonomi regional serta kebijakan bank sentral.

8. EUR/GBP

Pasangan mata uang EUR/GBP mencerminkan nilai euro relatif terhadap poundsterling Inggris.

Bagi mereka yang ingin membandingkan kekuatan ekonomi relatif antara zona euro dan Inggris tanpa eksposur langsung terhadap dolar AS, EUR/GBP adalah cross-currency pair yang umum dipertimbangkan. Pergerakan pada pasangan ini sering kali lebih moderat dibandingkan pasangan lainnya. Jadi, pasangan ini cocok untuk trader yang lebih menyukai volatilitas rendah dan pergerakan yang lebih range-bound.

Meski pasangan ini dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga dari European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE), pasangan ini juga bereaksi kuat terhadap perkembangan politik yang terus berlangsung. Secara khusus, diskusi perdagangan dan regulasi pasca-Brexit antara Inggris dan UE terus memengaruhi sentimen dan arah pergerakannya.

Pada dasarnya, setiap perkembangan terkait keselarasan layanan keuangan, kerja sama kepabeanan, dan kerangka perdagangan dapat menyebabkan fluktuasi pada pasangan ini bahkan tanpa adanya rilis data ekonomi besar.

9. GBP/JPY

Pasangan GBP/JPY adalah salah satu cross pair paling volatil di pasar forex. Pasangan ini menggabungkan sensitivitas poundsterling Inggris terhadap berita dengan peran yen Jepang sebagai safe haven global. Volatilitasnya yang tinggi menjadikannya salah satu pasangan mata uang yang paling aktif diikuti oleh trader yang tertarik pada pergerakan harga jangka pendek dan rentang trading yang lebih lebar.

Pasangan mata uang forex ini sangat dipengaruhi oleh perubahan selisih suku bunga antara BoE dan Bank of Japan (BoJ), serta fluktuasi sentimen pasar. Saat investor optimis, yen sering melemah dan GBP/JPY naik. Saat ketidakpastian pasar meningkat, modal dapat mengalir ke yen, menyebabkan nilai pasangan ini turun.

10. EUR/AUD

Pasangan mata uang EUR/AUD mempertemukan euro dengan dolar Australia. Pasangan ini menggambarkan dinamika kontras antara ekonomi Eropa yang berbasis jasa dan Australia yang bergantung pada komoditas.

Seperti yang telah disebutkan di atas, dolar Australia berkaitan erat dengan kinerja ekspor bahan baku utama seperti bijih besi, batu bara, dan emas. Maka, fluktuasi harga komoditas global sering memengaruhi EUR/AUD.

Sebagai contoh, lonjakan harga bijih besi dapat mendongkrak dolar Australia dan menekan EUR/AUD lebih rendah. Sebaliknya, penurunan harga emas atau melemahnya permintaan sumber daya alam dapat menekan AUD dan menyebabkan pasangan ini naik.

11. GBP/CAD

Pasangan mata uang GBP/CAD melacak nilai tukar antara poundsterling Inggris dan dolar Kanada. GBP/CAD memberikan gambaran mengenai interaksi ekonomi antara Inggris yang berorientasi jasa dan Kanada yang digerakkan oleh sumber daya alam. Salah satu faktor utama yang memengaruhi dolar Kanada adalah harga minyak mentah karena Kanada merupakan salah satu eksportir minyak terbesar di dunia.

Alhasil, GBP/CAD sering bereaksi terhadap perubahan permintaan energi global, keputusan OPEC+, dan volatilitas harga minyak. Misalnya, kenaikan tajam harga minyak mentah dapat memperkuat dolar Kanada, menyebabkan GBP/CAD turun.

Sebaliknya, penurunan harga minyak akibat hubungan supply & demand dapat melemahkan CAD dan mendorong pasangan ini naik.

12. EUR/CHF

Pasangan mata uang EUR/CHF mencerminkan hubungan finansial dan geografis yang erat antara zona euro dan Swiss.

Meski pasangan forex ini cenderung bergerak dalam rentang yang relatif sempit karena hubungan ekonomi yang kuat, EUR/CHF dapat bereaksi tajam terhadap perubahan kepercayaan zona euro atau guncangan pasar yang tak terduga. Reputasi franc Swiss sebagai mata uang safe haven berarti bahwa selama periode tekanan politik atau finansial, modal sering mengalir ke franc. Hal ini bisa menyebabkan EUR/CHF turun.

Trader sering menggunakan pasangan ini untuk mengukur sentimen risiko di Eropa, terutama saat mencari setup dengan volatilitas rendah atau sinyal awal ketegangan pasar di kawasan tersebut. Intervensi bank sentral, khususnya dari Swiss National Bank (SNB), juga dapat memberikan dampak yang besar mengingat rekam jejak Swiss dalam mengelola kekuatan franc.

Exotic Currency Pairs (Pasangan Mata Uang Eksotis)

Gambar 6: Pasangan mata uang eksotis
Pasangan Mata UangDeskripsi
USD/SGDMencerminkan ekonomi Singapura yang bertumpu pada perdagangan. Unik karena MAS mengendalikan kebijakan melalui band nilai tukar, bukan suku bunga. Dipandang sebagai indikator ketahanan regional.
USD/HKDDipatok (peg) dan dikelola pada level 7,75–7,85 oleh HKMA. Umumnya stabil, namun perubahan suku bunga AS atau arus modal dapat menekan band tersebut, memicu intervensi.
EUR/TRYCross pair dengan volatilitas tinggi. Lira Turki bereaksi tajam terhadap inflasi, politik, dan kredibilitas bank sentral. Populer untuk trading berbasis momentum.
GBP/ZARPoundsterling vs rand yang terkait sumber daya alam. Bergerak mengikuti permintaan global akan emas, platinum, dan mineral lainnya. Salah satu pasangan emerging market yang lebih volatil.

Selanjutnya, mari kita bahas exotic currency pairs dan empat pasangan yang sering diperdagangkan di forex.

Bagi Anda yang baru mengenal istilah ini, exotic currency pairs terdiri dari mata uang utama yang diperdagangkan terhadap mata uang dari ekonomi berkembang atau lebih kecil. Dibandingkan major atau minor pairs, exotic pairs cenderung memiliki likuiditas lebih rendah, spread lebih lebar, dan volatilitas lebih tinggi.

Meski membawa risiko lebih besar, exotic pairs juga dapat menghadirkan peluang unik bagi trader yang memahami dinamika ekonomi dan geopolitik di kawasan yang terlibat.

13. USD/SGD

USD/SGD adalah pasangan mata uang forex yang mencerminkan nilai tukar antara dolar AS dan dolar Singapura. Singapura merupakan salah satu pusat keuangan dan perdagangan utama di Asia. Pasangan ini umumnya dipengaruhi oleh arus perdagangan regional, data ekonomi dari kedua negara, dan sentimen risiko global, mengingat ekonomi Singapura yang berorientasi pada ekspor.

Hal yang membuat pasangan ini unik adalah pendekatan Monetary Authority of Singapore (MAS) terhadap kebijakan moneter. Alih-alih menggunakan suku bunga, MAS mengelola SGD dengan menyesuaikan nilai tukar dalam sebuah band yang terkendali, menjadikan kebijakan mata uang sebagai alat sentral⁴. Alhasil, USD/SGD sering menjadi indikator ketahanan ekonomi Asia Tenggara dan kekuatan perdagangan eksternal Singapura.

14. USD/HKD

USD/HKD adalah exotic currency pair yang merepresentasikan nilai tukar antara dolar AS dan dolar Hong Kong, yang dikelola dalam sistem peg mata uang.

Hong Kong Monetary Authority (HKMA) mempertahankan peg ini dalam band yang ketat pada level 7,75 hingga 7,85 sehingga memberikan stabilitas dan meminimalkan volatilitas jangka pendek⁵. Alhasil, pasangan ini umumnya menunjukkan fluktuasi harga yang terbatas dalam kondisi pasar normal.

Namun, faktor eksternal seperti perubahan suku bunga AS, arus keluar modal, atau ketegangan geopolitik dapat memberikan tekanan pada peg tersebut. Ketika hal ini terjadi, HKMA dapat melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas yang bisa memicu volatilitas sesaat. Sejumlah trader mengikuti USD/HKD secara saksama sebagai indikator ketahanan moneter regional dan dinamika arus modal di Asia.

15. EUR/TRY

Pasangan mata uang EUR/TRY membandingkan euro dengan lira Turki, menawarkan volatilitas tinggi karena kontras antara stabilitas relatif euro dan eksposur lira terhadap risiko emerging market.

Lira Turki sangat sensitif terhadap faktor internal maupun eksternal seperti inflasi, ketidakstabilan politik, dan kredibilitas bank sentral. Hal-hal tersebut sering menghasilkan pergerakan harga yang tajam dan sulit diprediksi. Alhasil, EUR/TRY sering dipantau oleh trader yang tertarik pada kondisi pasar dengan volatilitas tinggi.

Sisi euro pada pasangan ini menawarkan tingkat stabilitas tertentu, mengingat euro ditopang oleh bobot ekonomi dan kebijakan moneter European Central Bank (ECB). Alhasil, EUR/TRY sering digunakan untuk trading berdasarkan perkembangan geopolitik regional, termasuk ketegangan di Timur Tengah atau perubahan hubungan UE-Turki.

Meski demikian, trader harus selalu berhati-hati karena volatilitas pasangan ini tidak hanya menghadirkan potensi keuntungan besar tetapi juga meningkatkan risiko.

16. GBP/ZAR

GBP/ZAR merupakan nilai tukar antara poundsterling Inggris dan rand Afrika Selatan. Pasangan ini merupakan exotic currency pair yang dikenal karena volatilitasnya yang tinggi dan eksposurnya terhadap fluktuasi pasar komoditas.

Mengingat Afrika Selatan merupakan eksportir utama emas, platinum, dan mineral lainnya, rand sangat sensitif terhadap permintaan global dan harga di sektor sumber daya alam. Alhasil, perubahan harga komoditas dapat mendorong pergerakan signifikan pada GBP/ZAR.

Sesuaikan Pasangan Mata Uang dengan Gaya Trading Anda

Memahami pasangan mata uang adalah fondasi untuk menavigasi pasar forex, tempat trader membeli dan menjual mata uang global berdasarkan tren ekonomi, kebijakan suku bunga, dan peristiwa geopolitik. 

Total 16 pasangan yang dibahas dalam panduan ini mencakup seluruh aspek, mulai dari likuiditas tinggi EUR/USD dan enam major pairs lainnya, melalui minor pairs seperti EUR/GBP dan AUD/NZD, hingga exotic pairs dengan volatilitas lebih tinggi seperti USD/TRY dan GBP/ZAR. Masing-masing merespons kombinasi kebijakan moneter, arus perdagangan, dan sentimen risiko yang berbeda.

Tidak ada satu pasangan pun yang terbaik untuk semua trader. Hal yang lebih penting adalah mengetahui pasangan apa yang sesuai dengan gaya trading, toleransi risiko, dan waktu yang Anda miliki untuk memantau pasar.

Jika ingin mulai trading, Anda bisa membaca panduan Vantage tentang cara trading forex untuk pemula.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu pasangan mata uang (currency pair)?

Pasangan mata uang menunjukkan nilai tukar antara dua mata uang, yang terdiri dari base currency dan quote currency. Mata uang yang tercantum pertama adalah base currency. Sementara yang kedua adalah quote currency, yang menunjukkan berapa banyak unit yang dibutuhkan untuk membeli satu unit base currency. EUR/USD, misalnya, menunjukkan berapa banyak dolar AS yang dibutuhkan untuk membeli satu euro.

Ada berapa banyak pasangan mata uang dalam forex?

Tidak ada jumlah yang pasti karena pada dasarnya dua dari sekitar 180 mata uang di dunia dapat membentuk sebuah pasangan. Dalam praktiknya, aktivitas trading terkonsentrasi pada kelompok yang lebih kecil: tujuh major pairs, kelompok minor (cross) pairs yang lebih luas, dan sejumlah besar exotic pairs yang melibatkan mata uang emerging market.

Ada berapa banyak major currency pairs?

Sebagian besar klasifikasi mengakui tujuh major currency pairs, yang semuanya melibatkan dolar AS dipasangkan dengan mata uang utama dunia lainnya: EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF, AUD/USD, USD/CAD, dan NZD/USD. Pasangan-pasangan ini umumnya memiliki likuiditas tertinggi dan beberapa spread paling ketat di pasar forex.

Apa perbedaan antara major, minor, dan exotic currency pairs?

Major pairs selalu melibatkan dolar AS dan cenderung memiliki likuiditas tertinggi serta spread paling ketat. Minor pairs, yang juga disebut cross pairs, menggabungkan dua mata uang utama tanpa dolar AS, seperti EUR/GBP. Exotic pairs menggabungkan mata uang utama dengan mata uang emerging market dan umumnya memiliki likuiditas lebih rendah, spread lebih lebar, dan volatilitas lebih tinggi.

Mengapa banyak trader memilih trading pasangan mata uang?

Forex menawarkan trader eksposur terhadap beberapa instrumen keuangan yang paling likuid dan beragam di dunia. Pasar ini mencatat turnover harian lebih dari $9,6 triliun menurut Triennial Survey 2025 dari Bank for International Settlements¹, yang mendukung spread ketat dan eksekusi yang efisien. Trader ritel dapat mengaksesnya dengan deposit minimum yang rendah atau menggunakan leverage. Hal ini dapat memperbesar keuntungan maupun kerugian, serta dapat membantu trader melakukan diversifikasi di berbagai ekonomi sambil trading sepanjang waktu di berbagai sesi trading utama.

Bagaimana cara memilih pasangan mata uang untuk ditradingkan?

Pasangan yang tepat sering kali bergantung pada gaya trading, toleransi risiko, dan pandangan pasar Anda. Swing trader sering memilih GBP/USD atau AUD/USD karena rentang pergerakannya yang lebih lebar dan pola teknikal yang lebih jelas. Sementara itu, position trader umumnya lebih tertarik pada tema makro jangka panjang pada pasangan seperti USD/CAD atau EUR/CHF. Anda bisa mulai dengan satu atau dua pasangan, membangun pemahaman terhadap karakteristiknya, lalu memperluas seiring bertambahnya pengalaman.

Pasangan mata uang apa yang terbaik untuk pemula?

Pemula sering disarankan untuk memprioritaskan pasangan mata uang yang menggabungkan stabilitas, likuiditas tinggi, dan biaya trading yang rendah. EUR/USD adalah pasangan paling likuid dengan cakupan data dan berita yang luas. USD/JPY dikenal karena tren yang konsisten dan volatilitas yang relatif lebih rendah. Sementara GBP/USD menawarkan pergerakan lebih besar bagi trader yang siap menghadapi risiko lebih tinggi. Pasangan-pasangan ini cenderung dapat diprediksi melalui rilis data ekonomi. Hal ini tentu membantu trader pemula belajar tanpa kewalahan oleh pergerakan harga yang tidak menentu seperti yang sering terlihat pada exotic pairs.

Pasangan mata uang apa yang paling volatil?

Exotic pairs seperti EUR/TRY dan GBP/ZAR cenderung menunjukkan volatilitas yang lebih tinggi karena sering terkait dengan inflasi, risiko politik, dan volume trading yang lebih rendah pada mata uang yang mendasarinya. Di antara major dan minor pairs, pasangan yang melibatkan yen Jepang, seperti GBP/JPY juga bisa lebih volatil dibandingkan pasangan dolar AS seperti EUR/USD karena pasangan yen sensitif terhadap perubahan sentimen risiko maupun selisih suku bunga. Volatilitas dapat menciptakan peluang, tetapi juga meningkatkan risiko pergerakan harga yang lebih besar dan lebih cepat.

Bagaimana cara mulai trading forex?

Trader ritel umumnya mengakses pasangan mata uang sebagai forex CFD melalui platform seperti MetaTrader 4 (MT4), MetaTrader 5 (MT5), ProTrader, dan Vantage App, yang masing-masing menawarkan tools charting dan harga real-time untuk memantau pergerakan harga di major, minor, dan exotic pairs. Platform edukasi, analisis pasar, dan webinar juga tersedia untuk mendukung trader dalam memahami konsep-konsep ini, terlepas dari tingkat pengalaman mereka.

PERINGATAN RISIKO: CFD adalah instrumen keuangan yang kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan uang secara cepat akibat leverage. Anda harus memastikan bahwa Anda sepenuhnya memahami risiko yang terlibat dan mempertimbangkan dengan saksama apakah Anda mampu menanggung risiko tinggi kehilangan uang Anda sebelum melakukan trading.

Disclaimer: Informasi ini disediakan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak mempertimbangkan tujuan pribadi, keadaan finansial, atau kebutuhan Anda. Informasi ini bukan merupakan saran investasi. Kami menyarankan Anda untuk mencari saran independen jika diperlukan. Informasi ini tidak disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mendorong independensi riset investasi. Tidak ada pernyataan atau jaminan yang diberikan mengenai keakuratan atau kelengkapan informasi apa pun yang terkandung di dalamnya. Materi ini mungkin memuat angka historis atau kinerja masa lalu dan tidak boleh dijadikan acuan. Selain itu, estimasi, pernyataan yang bersifat prediktif, dan proyeksi tidak dapat dijamin. Informasi di situs ini serta produk dan layanan yang ditawarkan tidak ditujukan untuk didistribusikan kepada siapa pun di negara atau yurisdiksi mana pun di mana distribusi atau penggunaan tersebut bertentangan dengan hukum atau regulasi setempat.

Referensi

  1. “OTC foreign exchange turnover in April 2025 – BIS” https://www.bis.org/statistics/rpfx25_fx.htm. Diakses pada 16 Oktober 2025.
  2. “Currency Pair: EUR/USD (Euro/U.S. Dollar) Definition and History – Investopedia” https://www.investopedia.com/terms/forex/e/eur-usd-euro-us-dollar-currency-pair.asp. Diakses pada 20 Mei 2025.
  3. “Trading the USD/CAD Currency Pair – Investopedia” https://www.investopedia.com/terms/forex/u/usd-cad-us-dollar-canadian-dollar-currency-pair.asp. Diakses pada 20 Mei 2025.
  4. “Understanding Inflation & Monetary Policy – Monetary Authority of Singapore” https://www.mas.gov.sg/monetary-policy/economics-edu-inflation/inflation/how-does-mas-carry-out-monetary-policy. Diakses pada 20 Mei 2025.
  5. “Hong Kong’s central bank intervenes to maintain currency peg – Reuters” https://www.reuters.com/world/asia-pacific/hong-kongs-central-bank-intervenes-maintain-currency-peg-2025-05-06/. Diakses pada 20 Mei 2025.
  • vantage academy open account

    Buka akun perdagangan

    Temukan kemungkinan perdagangan tanpa akhir dengan platform mutakhir kami, yang dirancang untuk memberdayakan pemula maupun pedagang berpengalaman. Rasakan perdagangan pasar bebas risiko dengan akun demo hari ini.

  • vantage academy app

    Unduh Aplikasi Vantage

    Perdagangkan saat bepergian dengan aplikasi perdagangan all-in-one, di mana eksekusi yang lancar dan akses pasar bersatu di telapak tangan Anda.

  • vantage academy start trading

    Mulai perdagangan

    Apakah Anda pengguna yang sudah ada? Masuk ke akun Anda untuk mulai memperdagangkan 1.000+ produk termasuk forex, indeks, emas, saham dan banyak lagi.